Silaturahmi Kebangsaan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT ) RI Dengan Forkopimda Bener Meriah

Silaturahmi Kebangsaan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT ) RI Dengan Forkopimda Bener Meriah

- in Humas
46
0

Tribrata News Polres Bener Meriah- Jum’at (26/02/2021), bertempat di Pendopo Satu Bupati Bener Meriah Kampung Blang Sentang Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah telah tiba Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI Komjen Pol. Dr. Drs. Boy Rafli Amar, M.H beserta rombongan dalam rangka silaturahmi kebangsaan pencegahan paham radikalisme/terorisme dengan Forkopimda Kabupaten Bener Meriah.

Nampak hadir dalam rombongan BNPT RI tersebut, Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi Mayor Jenderal TNI Hendri Paruhuman Lubis, Deputi Bidang Penindakan, Pembinaan dan Kemampuan Inspektur Jenderal Polisi Drs. Budiono Sandi, SH.,M. Hum, Drektur Pencegahan Brigadir Jenderal Polisi R. Ahmad Nurwakhid, Kasubdit Kontra Propaganda Kolonel Pas. Drs. Sujatmiko dan Kepala Forum Komunikasi Penanggulangan Terorisme ( FKPT ) Prov. Aceh Amaru Jaman.

Dalam kesempatan tersebut Kepala BNPT RI Komjen Pol. Boy Rafli Amar memberikan kata sambutan, Acara silahturahmi kebangsaan dengan masyarakat adalah bentuk kegiatan-kegiatan yang lazim dilakukan karena pada dasarnya BNPT ini menjaga agar nilai-nilai kebangsaan sebagai mana yang diamanatkan dalam konstitusi Negara dalam ideologi negara kita Pancasila tetap terpelihara dengan baik di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bukan semata mata Kedatangan BNPT bahwa adanya Teroris Di Kabupaten Bener Meriah.

BNPT bukan hanya selalu berkaitan dengan masalah tugas-tugas penegakan hukum, pendataan terhadap kegiatan terorisme, akan tetapi lebih dari pada itu. Kita berharap bahwa di Negara kita ini tidak ada lagi segala potensi ancaman yang dapat memberikan peluang terjadinya kejahatan terorisme.

Hal yang menonjol itu adalah berkaitan dengan kejahatan terorisme di mana mutasi yang dilakukan oleh kelompok-kelompok global seperti Al-Qaeda dan titik yang paling tinggi mereka adalah gerakan-gerakan dengan penggunaan kekerasan.

Potensi tersebarnya paham radikal bisa menjangkau ke kalangan masyarakat, Dikarenakan intoleran ini terus mengehembuskan ke kalangan masyarakat, Maka dari itu BPNT berkunjung ke wilayah wilayah guna mencegah hal tersebut terjadi.

Kelompok organisasi Al-Qaeda dan ISIS melakukan radikalisasi, termasuk pada 100 warga Negara Indonesia bergabung ke ISIS yang telah meninggal dunia, dengan catatan yang berangkat ke Iraq sebanyak 1.200 Orang yang mana mereka tersesat oleh propoganda tersebut, tentunya kita lihat bahwa Propaganda tersebut terus dilakukan oleh kelompok mereka yang ada di dalam Negeri termasuk melaksanakan teror yang cenderung berkonteks Tekstual.

Hari ini mereka menyasar untuk merekrut anak-anak muda, hal inilah yang kita lakukan dalam silahturahmi kebangsaan agar dapat meminimalisir gerakan tersebut.

Kelompok jaringan teroris Al-Islamia seperti MIT, JAS, JAD mereka adalah korban Propaganda Al-Qaeda dan ISIS. Tentu kita prihatin sejak 20 tahun terakhir sudah lebih dari 1.200 warga Indonesia terlibat masalah terorisme. Tentunya ditawarkan oleh Al-Qaeda dan ISIS adalah merupakan hal-hal yang bertentangan dengan konstitusi Negara kita, Demikian juga kalau kita lihat dari sisi agama, bahwa agama tentu tidak untuk menyakiti, tidak untuk membunuh dan tidak untuk melakukan tindakan-tindakan yang tidak berkemanusiaan.

Yang kita lihat mereka dengan mudah menggunakan teks-teks agama dan dijadikan alasan untuk melakukan aksi-aksi kekerasan, yang mereka lakukan itu tentu bertentangan dengan agama. Sebagaimana umumnya yang kita ketahui agama apapun yang ada di Indonesia tentu lebih kepada upaya membangun akhlak yang baik, akhlakul karimah dan juga tentunya hidup berdampingan secara damai hormat-menghormati dan harga menghargai satu sama lainnya. Demikian juga tentunya apa yang mereka lakukan itu adalah justru tidak sejalan dengan nilai-nilai agama.

Kami dari BNPT akan tetap selalu berusaha untuk mencegah pemuda pemudi indonesia agar tidak terjerumus, terjebak oleh paham paham radikalisme, Karena apabila telah bersentuhan dengan mengganggu keamanan maka dari negara akan ambil alih.

Seiring perkembangan teknologi yang semakin canggih Saat ini sering digunakan oleh pemuda pemudi kita, maka dari itu kami selalu berupaya untuk mencegah, Terimkasih kami ucapkan juga kepada Bupati Bener Meriah dan seluruh Alim Ulama yang telah menjaga Situasi diwilayah ini dengan Adat Istiadat, Yang mana saat ini masih aman dan kondusif.

Kami berharap dari semua unsur dapat saling bersinergi dalam hal penangan penanggulangan terorisme, baik dari unsur Pemerintah Daerah maupun pusat dan semua lembaga negara yang terkait.

Kemudian acara dilanjutkan dengan Penyerahan Plakat dari kepala BNPT RI Kepada Bupati Bener Meriah, Dan penyerahan Plakat Dari Bupati Bener Meriah kepada Kepala BNPT RI.

Menurut pantauan tim Tribrata News Polres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya, S.I.K Kapolres Bener Meriah beserta bupati dan Forkopimda Bener Meriah hadir dalam acara silaturahmi Kebangsaan tersebut.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Itwasda Polda Aceh Gelar Taklimat Akhir Audit Kinerja Tahap I Jajaran Polda Aceh

Polda Aceh melalui Itwasda menggelar kegiatan taklimat akhir