Kanit Binmas Polsek Wih Pesam Sampaikan Pesan-Pesan Kamtibmas Pada Giat Sosialisasi Adat Istiadat Gayo Terhadap Siswa-Siswi SMP

Kanit Binmas Polsek Wih Pesam Sampaikan Pesan-Pesan Kamtibmas Pada Giat Sosialisasi Adat Istiadat Gayo Terhadap Siswa-Siswi SMP

- in Mitra Polisi
205
0

Tribratanewspolres Bener Meriah: telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Adat Istiadat Gayo terhadap Siswa-Siswi SLTP/MTSN di ruang Aula SMP 3 Wih Pesam Kp.blang kucak dengan tema ” Kita Wujudkan Pelestarian Adat Terhadap Anak di Kab Bener Meriah, dalam hal ini Kapolsek Wih Pesam yang diwakili oleh Kanit Binmas Posek Aiptu Erfin Musa hadir dan menyampaikan pesan kamtibmas, giat dilaksanakan sekira pkl.09.30 Wib.jum’at”(29/03/2019)

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh 2 ( Dua ) Narasumber yakni Kapolsek Wih Pesam diwakili oleh Kanit Binmas Aiptu Arfin Musya, Kepala kantor Majelis Adat Gayo Drs.BUKHARI, Kepala Sekolah SMP 3 Sapriadi,Spd, Ketua Komite sekolah SMP N3 Radino.

dalam penyampaian materi kenakalan remaja oleh Kanit Binmas Aiptu Erfin Musa menyampaikan, kenakalan Remaja adalah suatu perbuatan yang melanggar norma,aturan,atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan oleh usia remaja atau tarnsisi masa anak-anak ke dewasa.Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-nirma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja prilaku tersebut akan merugikan diri sindiri dan orang disekitar.

disini sedikit kami jelaskan jenis-jenis kenakalan remaja yang pertama Penyalah gunaan narkoba yang mengakibatkan pengguna meras ilusi dan berprilakuan buruk, tauran antar pelajar yang disebabkan oleh beberapa siswa yang membuat keonaran, meninggalkan jam belajar ( bolos ), yang mana kebanyakan para siswa yang suka membolos biasanya suka nongkrong diwarnet maupun di coffe,

dan sedikit kami jelaskan penyebab kenakalan Remaja disebabkan karena Keluarga yang kurang harmonis, teman sebaya yang kurang baik, komunitas / lingkungan tempat tinggal yang kurang baik, pencegahan Kenakalan remaja, perlu adanya motivasi keluarga,guru,teman, keluarga yang harmonis, ketahanan remaja yang tidak gampang terpengaruh,

penyampaian materi adat istiadat gayo oleh Kepala Kantor Adat Gayo meyampaikan kami dari Majelis Adat Gayo terpanggil untuk melakukan peningkatan dan pemeliharaan adat Gayo melalui sosialisasi, mengingat semakin terkikisnya budaya lokal saat ini.

kekhawatiran akan semakin memudarnya adat budaya Gayo akibat derasnya kemajuan tehnologi informasi saat ini, menurut perlu dibarengi dengan pembekalan dan penguatan adat istiadat bagi pelajar, Adat istiadat dan hukum adat dalam kehidupan masyarakat , bagian yang tidak dapat dipisahkan. Sebab itu peningkatan kemampuan tokoh adat perlu dilakukan dalam menjawab kemajuan jaman dan kebutuhan masyarakat, kami berharap seluruh pelajar, selalu menjaga dan mencintai adat istiadat serta budaya yang telah ditanamkan para pendahulu, ini aset berharga yang harus tetap terjaga. menurutnya, memudarnya budaya lokal tidak terlepas dari pengaruh budaya luar yang kerap ditiru oleh sebagian generasi bangsa. “Kita prihatin dengan kondisi ini, budaya kebaratan seperti cara berpakaian terkadang dicontoh oleh generasi kita, sehingga tidak lagi mencerminkan adat ketimuran.

empat jenis Sumang atau larangan dalam adat gayo yakni Sumang penengone ( larangan Cara melihat yang tidak baik / tidak pada tempatnya ), Sumang Perceraken ( larangan untuk berbicara tidak sopan kepada yang lebih tua ), Sumang Pelangkahen ( Larangan perjalanan dengan keangkuhan dan kesombongan ), dan Sumang Kenunulen ( Larangan yang tabu duduk dengan yang bukan muhrimnya ).(humas BM/gun’s)”

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Polres Bener Meriah Gelar Kegiatan Binrohtal Untuk Personil Yang Mengalami Masalah Serta Mengalami Krisis Dalam Rumah Tangga

Tribratanewspolres Bener Meriah: kegiatan binrohtal yang rutin dilakukan