Kapolsek Bandar Membacakan Amanat Menko Polhukam Pada Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Kesiapan Penagaman Pemilu TA.2019

Kapolsek Bandar Membacakan Amanat Menko Polhukam Pada Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Kesiapan Penagaman Pemilu TA.2019

- in Humas
198
0

Tribratanewspolres Bener Meriah: B ertempat di halaman Mako Polsek Bandar telah dilaksnakan kegiatan Apel gelar pasukan dalam rangka Kesiapan Pengamanan Pemilu Tahun 2019 di Wilayah Kec. Bandar dan Kec. Bener Kelipah Kab. Bener Meriah, selaku Irup upacara di pimpin oleh Kapolsek Bandar AKP Suprihadi bersama Danramil Bandar Kapten Inf Elfin Junaidi dan selaku komandan upacara Aiptu Kemat, apel gelar pasukan dilaksanakan pada sabtu sore sekira pkl.14.30 Wib.minggu”(24/03/2019)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Bandar Rais Abidin, SH, Plt. Camat Bener Kelipah Drs. Usmar M. Saripuddin, Kapolsek Bandar AKP Suprihadi, Danramil 01 Bandar Kapten Inf Elfin Junaidi, para Personel Polsek Bandar dan Personel Koramil 01 Bandar, Para Mukim Sekec. Bandar dan Kec. Bener Kelipah, Para Reje Kampung yang diwakili oleh Forum Reje Kampung Sekec. Bandar dan Kec. Bener Kelipah, Para Anggota PPK dan Panwascam di Kec. Bandar dan Kec. Bener Kelipah, para Perwakilan Anggota Karang Taruna Sekec. Bandar dan Kec. Bener Kelipah.

dalam apel gelar pasukan ini Kapolsek Bandar berkesempatan membacakan amanat Meko Polhukam, Hadirin yang saya hormati, Pemilu Serentak Tahun 2019 merupakan pesta demokrasi Indonesia yang akan menjadi tonggak sejarah karena dilaksanakan secara serentak yakni 5 (lima) jenis pemilihan dalam waktu yang bersamaan, pemilu serentak kali ini akan menjadi warisan kebanggaan sekaligus menjadi sorotan dunia internasional terkait apakah bangsa Indonesia mampu melaksanakan konsolidasi politik dengan demokratis dan berintegritas dalam rangka memilih pemimpin nasionalnya.

– Tidak ketinggalan tentunya fungsi dan peran TNI-Polri yang berada di luar lingkup penyelenggara Pemilu, akan tetapi sangat menentukan suksesnya keberlangsungan Pemilu yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, hadirin peserta apel yang berbahagia, Pemilu Serentak Tahun 2019 merupakan kesempatan berharga bagi rakyat Indonesia untuk memilih calon anggota legislatif yang akan memperjuangkan aspirasi rakyat dan sekaligus sarana untuk memilih pemimpin nasional guna mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia.

– Melihat konteks pelaksanaan Pemilu tersebut, sedapat mungkin opini kita semua diarahkan bahwa ajang ini bukanlah untuk membenturkan satu pihak dengan pihak yang lain atau ajang konflik antara kubu yang satu dengan kubu yang lain, namun sejatinya Pemilu Serentak Tahun 2019 memilih pemimpin dan bukan mengadu pemimpin, momen ini harus menjadi ajang unjuk kompetensi, program dan kapabilitas untuk mendapatkan kepercayaan rakyat yang akan memilihnya menjadi pemimpin nasional Kita ketahui bersama bahwa terkait penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019 masih terdapat ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang dimungkinkan akan menghambat kelancaran penyelenggaraannya.

– Kita ketahui bersama bahwa Bawaslu dan Polri telah mengeluarkarn Indeks Kerawanan Pemilu, yang merupakan pemetaan terhadap kerawanan-kerawanan yang diprediksi akan timbul dalam penyelenggaraan Pemilu disetiap daerah. Pemetaan kerawanan ini meliputi sisi penyelenggaraan dan sisi keamanan ketertiban masyarakat, oleh karena itu saya mengajak seluruh stake holders terkait untuk segera menetralisir serta mengatasi hambatan- hambatan tersebut mengenali, menemukan dan TNI-Polri selaku institusi yang terhadap bertanggungjawab langsung pengamanan jalannya Pemilu Serentak tahun 2019, apabila menemukan adanya kerawanan dan hambatan tersebut harus dapat mengambil suatu tindakan tegas sesuai dengan Prosedur Tetap dan aturan hukum yang berlaku sehingga tidak ada toleransi sekecil apapun bagi pihak- pihak yang akan mengganggu jalannya Pemilu Serentak Tahun 2019.

– Hadirin peserta apel yang berbahagia, Kita bersama turut merasakan bahwa dalam tahapan Pemilu Serentak tahun 2019 ini muncul berbagai kerawanan seperti menyebarnya berita bohong atau hoax dan meningkatnya politik identitas disamping kerawanan- kerawanan lainnya, berita-berita hoax atau berita bohong yang disampaikan terutama melalui media sosial tentunya memiliki tujuan politis yaitu dipakai sebagai alat untuk menyingkirkan lawan politik sehingga menyebabkan demokrasi menjadi tidak sehat dan merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

– Demikian pula halnya dengan semakin menguatnya politik identitas menggunakan isu-isu SARA, telah menjadi salah satu strategi bagi pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggungjawab dalam memenangkan konstelasi Pemilu, sehingga menyebabkan disintegrasi bangsa dan hilangnya rasionalitas dalam menentukan pilihan politiknya,Penyebaran berita hoax dan menguatnya politik identitas dalam ajang Pemilu Serentak Tahun 2019 merupakan bentuk lain dari teror kepada masyarakat karena mempengaruhi kondisi psikologis rakyat Indonesia sehingga kepada para pelakunya harus diambil langkah hukum yang tegas.

– Hadirin peserta apel yang berbahagia, Pada hari ini kita berkumpul bersama menggelar apel kesiapan TNI-Polri dan komponen bangsa lainnya dalam mengamankan Pemilu Serentak Tahun 2019,Kegiatan apel ini dilaksanakan secara serentak dan massif diseluruh wilayah Indonesia balk itu di tingkat Provinsi maupun ditingkat Kabupaten/Kota dengan melibatkan prajurit TNI-Polri dan komponen masyarakat lainnya.

– Jumlah kekuatan prajurit TNI-Polri yang dilibatkan dalam pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2019 adalah sebanyak 453.133 orang didukung dengan Alutsista sesuai potensi kerawanan yang ada jumlah kekuatan TNI-Polri ini cukup besar. Hal ini kita laksanakan semata- mata menunjukkan bahwa negara dengan didukung oleh rakyatnya sangat serius dan bertanggungjawab agar gelaran pesta demokrasi bisa berjalan dengan baik tanpa ada hambatan yang berarti guna memilih calorn legislatif dan pemimpin nasional yang berintegritas.

– Sebagai prajurit TNI-Polri kita sepenuhnya menyadari bahwa tugas mengamankan penyelenggaraan Pemilu Serentak tahun 2019 adalah kehormatan dan kebanggaan, karena sama nilainya dengan menjaga keutuhan bangsa atau menjamin terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat, Untuk itu saya berharap kepada seluruh prajurit TNI-Polri dan komponen masyarakat yang dilibatkan agar melaksanakan tugas ini dengan penuh dedikasi dan rasa tanggungjawab, karena bagi Prajurit Bhayangkari Negara tugas adalah kehormatan yang tidak ternilai harganya.

– Dalam melaksanakan tugas pengamanan penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019, agar seluruh prajurit TNI- Polri yang terlibat mempedomani seluruh prosedur tetap yang berlaku sehingga tindakan-tindakan yang dilakukan senantiasa terukur sesuai aturan hukum. Wujudkarn sinergitas antara TNI-Polri dengan penyelenggara Pemilu dan seluruh komponern masyarakat agar setiap permasalahan yang muncul dilapangan dapat dihadapi, dikoordinasikan dan dipecahkan bersama. Tidak kalah pentingnya untuk kita pahami, bagi seluruh prajurit TNI-Polri dimanapun saudara- saudara bertugas, disamping melaksanakan tugasnya mengamankan penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019, saudara- saudara juga harus mampu untuk mendewasakan masyarakat dalam berdemokrasi sehingga tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu dan berita bohong atau hoax yang beredar dan menimbulkan eresahan.

– Saya sangat meyakini bahwa unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta perangkat pemerintahan pada strata desa/kelurahan sangat menguasal situasi diwillayahnya.Dengan bekal inilah diharapkan saudara- saudara mampu menjaga stabillitas keamanan dalam penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019, hadirin peserta apel yang berbahagia Sebelum mengakhiri amanat ini, saya akan menyampaikan beberapa penekanan untuk kita pedomani bersama dalam melaksanakan tugas pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2019.(humas BM/gun’s)”

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

KASAT LANTAS POLRES BENER MERIAH PASANG STIKER KENDARAAN YANG MELINTAS

Kasat lantas Polres Bener Meriah, Polda Aceh, Iptu